REVIEW MATERI
SEJARAH PEDESAAN
BUKU REFERENSI
1. Metodologi sejarah (Kuntowijoyo)
(Bab Sejarah Pedesaan dan Ekonomi Pedesaan)
2. Sosiologi Pedesaan
3. Antropologi Pedesaan
PENGERTIAN SEJARAH PEDESAAN
Hampir semua peristiwa sejarah di Indonesia terjadi di pedesaan. Namun untuk sejarah, penjelasan mengenai penertian dan cakupan perlu diberikan, karena sejarah memiliki banyak bidang pengkhususan. Diantaranya yang berkaitan dengan sejarah pedesaan ialah sejarah sosial dan sejarah lokal. Dalam tiga bidang tersebut tentu saling berbaur dalam pengertian, satuan peneletian, dan permasalahannya.
Untuk memahami pengertian desa secara menyeluruh, berikut ini beberapa definisi desa, sebagaimana dijelaskan para tokoh.
1. Secara umum, desa adalah gejala yang bersifat universal, yang terdapat di mana pun di dunia ini. Sebagai suatu komunitas kecil, yang terikat pada lokalitas tertentu, baik sebagai tempat tinggal (secara menetap) maupun bagi pemenuhan kebutuhannya, terutama yang bergantung pada pertanian. Desa di mana pun cenderung memiliki karakteristik tertentu yang sama.
2. Koentjaraningrat memberikan pengertian tentang desa melalui pemilahan pengertian komunitas dalam dua jenis, yaitu komunitas besar (seperti kota, negara bagian, dan negara) dan komunitas kecil (seperti band, desa, rukun tetangga, dan sebagainya). Koentjaraningrat mendefinisikan desa sebagai “komunitas kecil yang menetap tetap di suatu tempat”. Ia tidak memberikan penegasan bahwa komunitas desa secara khusus bergantung pada sektor pertanian. Dengan kata lain, masyarakat desa sebagai sebuah komunitas kecil dapat saja memiliki ciri-ciri aktivitas ekonomi yang beragam, tidak di sektor pertanian saja.
Sejarah Penelitian
Dalam sejarah pedesaan ,desa dapat dimasukkan dalam satuan-satuan ekosistem, geografis, ekonomis, dan budaya. Yang tiap satuan memiliki ciri natural yang membedakan satu dengan yang lain. Satuan ekosistem adalah hasil perpaduan dari aktivitas yang dibuat oleh manusia, keadaan biologis dan proses fisik. Terdapat dua macam ekosistem di Indonesia menurut Cliffrord Geerz dalam Agricultural Involution yaitu ekosistem ladang di Indonesia dan ekosistem sawah di Indonesia dalam. Menurut penelitian G.J.A. Terra, Some Sosiological Aspect of Agricultural in S.E. Asia, menunjukkan bahwa organisasi sosial dan pola tingkah laku masyarakat dipengaruhi oleh ekosistemnya. Gejala ini terdapat pada perladangan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan daerah-daerah sagu di Indonesia Timur. Demikian sebaliknya.
Pada satuan geografis terdapat berbagai macam hubungan antar pedesaan seperti satuan geografis perbukitan, daerah aliran sungai, pantai, teluk, selat, dan pedalaman desa-desa mempunyai hubungan tertentu satu dengan lainnya. Seperti contoh hubungan antara daerah selat Madura, yaitu anatara pulau Madura dengan daera-daerah pedesaan di Jawa Timur, ternyata kaya akan kemungkinan. Misal masuknya budaya adat Madura di Jawa Timur telah menimbulkan pemindahan budaya rakyat dari daratan Madura ke Jawa, sehingga terjadi percampuran antara adat Madura dengan Adat Osing di Jawa Timur.
Permasalahan
Dengan pengertian sejarah tentang apa saja bidang garapan desa, masyarakat petani, dan ekonomi pertanian. Terdapat beberapa permasalahan dalam sejarah pedesaan antara lain:
1. Bangunan fisik
Sejarah bangunan fisik belum mendapat perhatian dari sejarawan, padahal banyak sumber-sumber dari Belanda yang menerangkan mengenai pedesaan. Sejarah pedesaan disini tentang monografi sebuah desa tertentu.
2. Satuan Sosial
Satuan sosial di lingkungan desa dan masyarakat petani sangat kaya dengan permasalahan sejarah. Keluarga, satuan desa, kelas sosial, kelompok etnis termasuk di dalamnya. Sejarah keluarga baik sebagai lembaga atau sebagai kesatuan yang kongkret belum mendapat perhatian.
3. Lembaga Sosial
Lembaga-lembaga desa yang berupa pola hubungan sosial dan organisasi-organisasi sosial merupakan tema yang kaya untuk dijadikan kajian. Termasuk disini lembaga seperti pemerintahan, keagamaan, politik, ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan dll.
4. Hubungan Sosial
Hubungan sosial di pedesaan juga kaya akan tema penelitian. Diantaranya masalah stratifikasi, integrasi, Konflik, mobilotasi sosial, migrasi, dan hubungan desa-kota.
5. Gejala Psiko-Sosial
Masuknya unsur-unsur baru dalam psikis dan budaya masyarakat desa dapat merubah mental budaya masyarakat desa, dan dapat merubah nilai-nilai dalam bidang sosial ekonomi.
Setelah mengetahui mengenai pengertian, penelitian, dan permasalahan dalam sejarah pedesaan. Kiranya kita dapat menulis mengenai sejarah pedesaan dengan batasan dan luasan sejarah pedesaan sendiri.